Lambang Freemason di KLCC, Malaysia

Freemason, seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya adalah sebuah organisasi persaudaraan (brotherhood) sekuler yang terbesar di dunia yang beranggotakan sekitar 6 juta orang dari kurang lebih 120 negara. Organisasi Freemason tidak mempunyai pusat, setiap negara mempunyai organisasi yang berdiri sendiri. Sekalipun demikian setiap organisasi Freemason di mana pun akan mempunyai nomor pendirian dan berhubungan satu dengan lainnya. Freemason juga mempunyai Master tertinggi yang merupakan master tertinggi dari seluruh Master Freemason yang bertugas melakukan koordinasi seluruh Freemason yang ada di dunia.

Malaysia

Lambang freemason (lambang yahudi) yaitu lambang jangka lukis dan pembaris di bawah sekarang terdapat di Malaysia. contoh jelas bisa kita lihat pada bangunan KLCC. Cuba prhatikan jambatan klcc itu. Di bawah jambatan terlihat ada 2 batang besi yang menghubungkan menara kiri & kanan yang bentuknya seolah2 seperti jangka lukis… walaupun x 100% sama tapi logo freemason jangka lukisnya memang terbuka dan menghadap ke bawah…

Hindari diri kita menggunakn lambang yang ada jangka lukis & pembaris sebab itu adalah organisasi yahudi yang dilakukan secara sembunyi2.. orang tak akan mengira lambang itu apa, apa lagi yang tak paham dengan lambang itu. JANGAN SEKALI2 gunakan LAMBANG MACAM ITU. Hati2 sekali sebab t-shirt design pun sudah ada mengeluarkan lambang2 organisasi rahasia dari Amerika dan anak2 kita pun main pakai saja tapi gak tau apa maksud sebenar lambang itu…

Opus Supremus, kedatangan Freemason ke Indonesia

mungkin sangat telat saya mempostkan ini…

Opus Supremus adalah sebuah LSM berbentuk yayasan yang didirikan oleh beberapa orang asing bersama beberapa orang Indonesia mantan perwira TNI/Polri, ahli hukum, ulama, aktivis organisasi, dan lain-lain. Yayasan yang didirikan di Jakarta ini dibuat di hadapan Notaris Mieske Soeryanto, SH, dengan Nomor Akta 10, pada tanggal 22 Agustus 2001. Didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan Nomor 250/yay/akm/2001.

Ketua Opus Supremus adalah seorang pengusaha perbankan yang bermarkas di Hong Kong, bernama Stanislav Ivanov Velinov. Ia juga mengaku sebagai agen eksklusif pabrik senjata api di China.

Selain Velinov, pendiri yang dari Indonesia adalah:
• Brigjen (Purn.) Mr. TNI-AL Soegiharto RGM, yang menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas
• Kolonel (Purn.) TNI-AL Anti Soemardi, yang menjabat Kepala Intelijen
• Korps Marinir TNI-AL Suyono MK, sebagai Sekretaris Jenderal.
• Wawas Arles, sebagai Kepala Humas
• Eggi Sudjana sebagai Ketua Bidang Politik dan Keamanan.

Opus Supremus adalah istilah bahasa Latin, yang diterjemahkan sebagai Supreme Work atau Karya Terbaik atau Amal Soleh.

Tujuan Opus Supremus, yang dipublikasikan sangat mulia, yaitu anti terror, anti korupsi, anti money laundry. Tapi disinilah sisi konspirasinya.

Mari kita kupas logonya satu persatu:
• Gambar jangka dan pengggaris, lambang Freemason dasar dan umum.
• Segitiga dengan mata ditengahnya, mirip dengan lambng Lucifer dan illuminati
• Cahaya matahari, sebelum itu kita mengenal angka Lucifer, yaitu 666. Dalam bahasa latin, 666 dibaca DIC LVX(suara cahaya), Lucifer dalam bahasa Latin disebut Lux Ferre atau “si pembawa cahaya” .

Sudah 9 tahun diberdirikan, kenapa tidak ada beritanya? Tanggal 22 Agustus 2001 Opus Supremus berdiri dan didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai sebuah LSM yang bergerak di bidang penanggulangan terorisme.

Tak lebih dari tiga minggu kemudian, tanggal 11 September 2001, Twin Tower WTC New York luluh-lantak ditabrak dua pesawat terbang penumpang dan sebuah sudut gedung Pentagon pun hancur ditabrak pesawat terbang serupa; yang ujung-ujungnya mengambinghitamkan Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden dan mengorbankan rakyat dan negara Afghanistan. Sungguh penciuman yang sangat tajam, para pendiri Opus Supremus mampu mengendus bahwa terorisme akan menjadi topik hangat setelah berdirinya Opus Supremus.

Masyarakat dunia pun, termasuk Indonesia, mengamini rumor yang dilontarkan oleh George Bush itu. Sayang sekali, Opus Supremus ternyata hanya seekor macan ompong, meskipun memiliki struktur Bidang Intelijen pimpinan Kolonel (Purn.) TNI-AL Anti Soemardi. Sebagai LSM internasional anti-teror-isme, sebelum peristiwa tabrakan itu, seharusnya Opus Supremus mampu mengobok-obok tiga server komputer dari 13 server utama yang ada di WTC New York, yang menyimpan data tentang megaskandal penggelapan pajak, yang harus dihancurkan oleh pemiliknya.

Setahun kemudian, bom berkekuatan besar meluluhtantakkan Bali, dan setahun kemudian sebuah bom juga menggoncang Kedutaan Besar Australia di kawasan Kuningan, Jakarta, menyusul ledakan bom lainnya di Hotel JW Marriott di kawasan yang sama pula. Lalu, apa yang telah diperbuat oleh Opus Supremus?

Hal lain yang perlu dicermati adalah kontradiksi yang menyelimuti tokoh utamanya, Stanislav Ivanov Velinov. Ia mendirikan sebuah LSM anti-kekerasan dan anti-terorisme, sementara bisnis yang digelutinya selama belasan tahun adalah perdagangan senjata api. Artinya, selama ini ia hidup dari kekerasan, yang sekarang ingin ia jinakkan melalui Opus Supremus.

Yang penting untuk diwaspadai adalah logo Opus Supremus, yang terdiri atas sebuah jangka dengan kaki terbuka dan sebilah mistar siku menghadap ke atas. Ini adalah pola dasar lambang tradisional Freemasonry. Selain itu, pada logo Opus Supremus juga terlukis sebuah segitiga atau puncak piramida dengan gambar mata satu, dan kepala jangka memancarkan sinar matahari. Atribut-atribut ini adalah lambang Lucifer atau Illuminati.

Ini merupakan hal yang sangat luar biasa, bahwa Stanislav Ivanov Velinov dan kawan-kawan Indonesia-nya berani secara terang-terangan menampilkan lambang tradisional Freemasonry dan Lucifer atau Illuminati sebagai logo Opus Supremus.

Baca juga :

Iklan

Posted on 24 Mei 2012, in Freemason illuminati and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Mohon MAAF komentar yang mengandung link afiliasi, kalimat promosi, akan dihapus. Terima kasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: