KRISTEN BUKANLAH AJARAN YESUS

Umat kristen saat ini bercuap-cuap kaya burit ayam kalau membicarakan tentang yesus dan agama kristen, tetapi pada kenyataannya kristen sendiri bukan ajaran yesus, hanya saja orang kristen yang ada saat ini suka mencatut nama yesus.

Umat Kristen selalu mengklaim bahwa “Kristen” adalah ajaran Yesus. Klaim ini sesungguhnya tidak memiliki dasar sama sekali selain hanya angan-angan dan omong-kosong belaka.

Pokok-pokok pikiran di bawah ini, tanpa bisa dibantah oleh siapapun, membuktikan bahwa “Kristen” sama sekali bukan ajaran Yesus!
1. Yesus tidak pernah mengajarkan atau memberi nama “Kristen” pada misi dan tugas yang diembannya.
2. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk sembahyang (kebaktian) di “gereja”.
3. Yesus tidak pernah menyatakan dirinya sebagai “Tuhan Pencipta Semesta Alam”.
4. Yesus tidak pernah memerintahkan umatnya (umat Israel) untuk menyembah dia.
5. Agama Kristen baru benar-benar eksis setelah kanonisasi Perjanjian Baru. Sebelumnya, Kristen sama sekali belum eksis di muka bumi ini.
6. “Kristen” adalah istilah Yunani dari kata “Christos” yang merupakan terjemahan dari kata Ibrani “Mesiah” yang berarti “yang diurapi” atau “yang ditahbiskan”. Sementara Yesus adalah seorang Israel yang berbahasa Ibrani/Aram. Jadi, bagaimana mungkin Yesus mengajarkan “Kristen” yang notabene bukan istilah bahasanya?
7. Selama hidupnya di dunia, Yesus tidak pernah menyeberang ke negeri lain kecuali hanya muter-muter di negeri Israel. Bagaimana mungkin Tuhan hanya mondar-mandir di negeri Israel saja? Memangnya manusia pada waktu itu cuma ada di negeri Israel?
8. “Kristen” menemukan identitas dirinya melalui propaganda Paulus Tarsus. Sebagaimana diketahui, Yesus, tidak pernah kenal, tidak pernah melihat, tidak pernah menyebut, dan tidak pernah berbicara dengan manusia yang bernama Paulus dari Tarsus.
9. Yesus disunat, sedangkan umat Kristen tidak perlu disunat (sesuai ajaran Paulus).
10. Yesus meninggal diberi kain kafan, sedangkan umat Kristen meninggal berpakaian pengantin (seperti meninggalnya Paulus).

Dari pokok-pokok pikiran di atas, jelaslah bahwa “Kristen” bukan saja tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi istilah “Kristen” sendiri baru muncul puluhan tahun kemudian setelah dugaan penyaliban Yesus (Kisah Para Rasul 11:26), yakni resminya setelah kanonisasi Perjanjian Baru.

Baca juga :

 

 

 

Iklan

Posted on 11 Agustus 2012, in Natal and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. Reblogged this on pasifo98.

  2. Amoeba, anda berhasil menjauhkan umat dari allah dan menanamkan rasa benci pada diri anda sendiri dan kepada umat dngan analisis anda….

  3. belajar lagi deh pak, ini memojokannya kok bodoh banget ya?
    *Kristus yang berasal dari kata “Christos” bukan Kristen. pfft.

  4. Sebelum, menulis artikel,,, sebaiknya dipahami dulu deh pak,,,jgn asal Ga,,,,ur!!!! Stuju,, Kristus Berasal dari “Christos” bkn Kristen dan orang 2 yg mengikuti ajaran Yesus yang disebut Kristen yang artinya pengikut KRISTUS” tdklah bijak jika kita saling mengklaim agama yg lain salah, benar/ salah agama kita biarlah kita sama2 akan mengetahuinya di akhirat nanti “baca” Yoh 14 : 6″

    • bu Hesty, mending ibu pelajari lagi deh ttg Kristiology, agar faham ttg kristen, saya tidak menyalahkan berdasarkan krna saya Islam, agama terakhir sebagai agama penyempurna agama2 sebelumnya, TAPI krna kristen yg skrg kitabnya dipertanyakan.

Mohon MAAF komentar yang mengandung link afiliasi, kalimat promosi, akan dihapus. Terima kasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: