Tiga Negara “Sponsor” Kemenangan Hamas

Benarkah kemenangan gencatan senjata adalah kemenangan Hamas Palestina?

Tidak perlu disangkal lagi bahwa gencatan senjata yang dilakukan oleh Israel dan Hamas adalah bukti nyata kemenangan Hamas.

.

Harian Haaretz, Israel. Membuat sebuah tajuk dengan headline “Kita Telah Kalah”, sebuah analisa media Israel sendiri yang menyatakan bahwa militer dan politik pemerintahan Israel benar-benar terkalahkan oleh pergerakan Islam di Gaza tersebut (Hamas).

Analisa tersebut mengenai politik dan strategi kemiliteran serta maju pesatnya persenjataan Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer Hamas.

Seperti yang diucapkan oleh Menteri Intelijen Israel sendiri, Meridor. Yang malah membuka kelemahan Pemerintah Israel dengan mengatakan dalam perdebatannya bersama beberapa pemimpin Israel. Bahwa Intelijen Israel belum mampu menembus Brigade Izzuddin Al Qassam, guna untuk mengetahui seberapa kuat pertahanan mereka. Dalam bidang politik, pemerintahan Israel telah kalah telak dalam diplomasi antar negara dengan menyetujui beberapa point-point penting yang tentu saja menjadi sebuah keuntungan besar bagi Hamas.

Dalam bidang Media, Pemerintah Israel telah mengeluarkan banyak dana untuk melakukan kampanye media supaya berpihak kepada pemerintah Israel. Tetapi ternyata media internasional masih lebih memfokuskan pada persoalan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh militer Israel. Sehingga kecaman-kecaman internasional diarahkan kepada Israel.

Tajuk kekalahan besar yang dimuat oleh harian Haaretz, adalah simbol keputusasaan pemerintah Israel dalam membendung pergerakan Hamas di Jalur Gaza, Palestina.

Seperti ucapan Khaled Mashaal, yang menyatakan bahwa “Israel telah gagal dalam semua tujuannya” ini merupakan sebuah pernyataan kemenangan.

Serta ucapan Perdana Menteri Palestina Ismail Haniyeh yang mengatakan “Musim Semi Arab (Arab Spring) sudah mulai masuk di Gaza”

Sebuah era baru diantara kemenangan dunia Arab. Tiga negara terpenting dalam proses kemenangan Hamas, juga merupakan sebuah ujung tombak koalisi de facto, bahwa kekuatan Islam sudah mulai kembali muncul.

Mesir, Turki dan Iran. Mempunyai peran yang sangat penting dalam memediasi dialog pada dunia internasional, serta peranan pengiriman pasokan peralatan militer di Gaza. Hal inilah yang membuat Khaled Mashaal berterima kasih kepada ketiga negara tersebut atas kemenangan di Gaza.

PM Ismail Haniyeh mengatakan “Sungguh saat inilah kita baru menyadari dan mengetahui bagaimana Arab Spring telah memberikan manfaat yang besar untuk Gaza. Ini awal, insya Allah akan ada yang lebih besar lagi,” ucapnya dalam pidatonya kemarin (21/11).

http://suaranews.com/5527/tiga-negara-sponsor-kemenangan-hamas

Baca juga :

Posted on 24 November 2012, in Palestina and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Mohon MAAF komentar yang mengandung link afiliasi, kalimat promosi, akan dihapus. Terima kasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: