Kristenisasi Pada Anak-Anak SD/MI di Aceh

Muslim Aceh resah, anak-anak SD/MI yang beragama Islam diajari pelajaran kristen, dilarang membaca Bismillah ketika akan makan, dan tak boleh mempelajari (membaca) pelajaran terkait Alquran dan hadits. Diajari bahasa Inggris dengan nyanyian berbahasa Inggris, ternyata lagu/kidung puji-pujian Yesus. Diberi air biru, yang berakibat anak timbul rasa bingung, mual dan penyakit lainnya.
KRISTENISASI di Aceh.Demikian dilakukan oleh LSM CMH “Center Mulia HatiMeulaboh, di Kecamatan Woyla dan Panton Reue. Keberadaan LSM ini ternyata illegal, tidak masuk dalam buku direktori organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat di Badan Kesbangpol dan Linmas Provinsi Aceh.
LSM kristen ini juga menerbitkan buku kekristenan secara illegal dengan penerbit skala nasional yang dikeluarkan tahun 2007, yang diberikan kepada anak SD/MI. Buku ini tidak diketahui oleh guru maupun Dinas Pendidikan Aceh Barat. Buku tersebut memuat lambang salib symbol dan permainan teka-teki yang jawabannya berisi tentang kekristenan.

“Ini sangat berbahaya. Kasus ini merupakan bagian dari masih adanya misionaris di Aceh Barat yang terus melaksanakan misi mereka termasuk menyusupi anak-anak usia sekolah dasar, Supaya hal ini tidak menimbulkan masalah baru dan gejolak di masyarakat, kami minta Pemkab Aceh Barat segera menghentikan seluruh kegiatan LSM CMH tanpa kecuali. LSM CMH tak boleh lagi ada di Meulaboh atau sekitarnya,” tandas Tgk Abdul Rani Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat (28/9).

Bukti lain, Misi ini juga berpura-pura memberi bantuan mesin jahit bergambar salib untuk kelompok ibu-ibu kursus menjahit di Kecamatan Panton Reue. “Berdasarkan pengkajian, simbol-simbol yang tertera pada mesin jahit itu juga termasuk misi pendangkalan akidah,” katanya

“Bukti pendangkalan akidah tersebut sudah kita kantongi dan pelajari. Rata-rata bukti yang kita temukan mengarah pada pendangkalan akidah dan sangat membahayakan,”

Laporan tragis lainnya yang diterima Dan Ops Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Barat, anak-anak di beri makanan bubur dan minuman berupa air biru yang belum diketahui merk maupun bahan yang digunakan. Salah seorang murid SD Blang Mee, Woyla mengaku tak mau minum air biru itu, karena temannya yang sempat meminumnya kemudian pusing, mual, dan seperti kebingungan.

Journalis Islam melaporkan

Perang takkan berakhir, sebelum kristenisasi yang halus seperti ini maupun Konspirasi terrorisme buatan Barat berakhir. Kristenisasi memicu konflik bahkan bom bunuh diri.

Dan Journalis islam akan tutup akun setelah misi kristenisasi/pengkabaran berakhir.

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=441478009221159&set=a.373574299344864.84375.357230294312598&type=3&src=https%3A%2F%2Ffbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net%2Fhphotos-ak-prn1%2F47493_441478009221159_615192900_n.jpg&size=729%2C279
Baca juga :

Posted on 13 Desember 2012, in Konspirasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Mohon MAAF komentar yang mengandung link afiliasi, kalimat promosi, akan dihapus. Terima kasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: