Terjebak Macet

jalan-tol

Sebagian dari kita mungkin pernah merasakan bagaimana rasanya terjebak macet ketika di jalan raya, atau jalan tol. Betapa jengkelnya, betapa stresnya, mau keluar males apalagi kalo cuaca lagi hujan, lengkap sudah deh penderitaan yang kita alami itu.

Semua kendaraan tidak bergerak, kadang berjalan tapi pelan, kalo kita ukur mungkin 50 cm atau 100 cm bergeraknya. Sedangkan perjalanan yang akan kita tempuh masih berkilo-kilo meter lagi. Perjalanan kita akan sedikit santai ketika kita mungkin sedang perjalanan piknik, mungkin tidak terlalu risau menghadapinya. Meski walaupun demikian tetap saja merasa stres karena berjam-jam disitu saja kendaraannya gak maju-maju. Akan lebih tersiksa sekali ketika kita terjebak macet ketika kita akan masuk kantor untuk kerja atau harus menghadiri rapat perusahaan. Disinilah akan terasa tersiksa sepanjang perjalanan. Stres sekali bukan??

Mungkin bagi sebagian orang tidak apa-apa, tapi apa jadinya jika situasi terjebak macet ini menimpa orang yang terserang lapar atau haus. Kita tau sendiri, kan, dijalan Tol gak ada yang jual makanan, kalaupun ada tapi tempatnya sangat berjauhan.

Didalam jarak sekian puluh kilo meter dijalan tol baru ada tempat istirahat lengkap dengan pom bensin, minimarket, toilet dan musholanya. Nah, bagaimana ketika terjebak macet di tengah-tengah jalan tol? Mundur lagi gak bisa, maju gak bisa  bergerak.

Akhirnya kita terpaksa diam di dalam kendaraan gak bisa berbuat apa-apa, dan menunggu bergerak maju meskipun harus bersabar berjam-jam didalam kendaraan. Akan merasa gerah jika cuaca sedang panas, Di kendaraan ber-AC mungkin tidak terlalu tersiksa tapi bagaimana dengan kendaraan yang tidak ber-AC harus berjam-jam didalam, menginjak pedal gas, kopling atau rem. Bisa aja sih keluar kendaraan. Dan akan merasa kedinginan bila cuaca lagi hujan. Pengen keluar hujan, udah deh diam di kendaraan.

tol-halim-cawang-semanggi-macet

jalantol_full1

Berbeda lagi dengan orang yang terjebak macet ini kebelet pengen pipis atau BAB. Tidak pernah terbayangkan, bukan? Bagaimana orang itu harus menahan perutnya yang sakit karena sembelit pengen BAB. Tapi bagi sebagian orang ada sih yang bisa menahan sembelitnya dalam beberapa jam. Nah, bagaimana jika orang itu ada yang kebelet pengen pipis? Dan tidak bisa ditahan.

Pernah dengar, khan atau pernah baca berita ada artis yang terjebak macet dan kebelet pengen pipis? Akhirnya apa yang terjadi? Karena dia menyetir kendaraannya sendiri, dia pipis menggunakan pelastik sebagai wadah pipisnya. Untuk kita yang berjenis kelamin laki-laki, mungkin bisa saja lari dulu ke semak-semak, dan pipis dah. Tapi, bagaimana dengan wanita? Akan sangat berabe, bukan? Khususnya anda yang wanita, Kebayang, khan bagaimana kejadiannya tuh. Waduh, sebegitu parahnya pengaruh dari macet itu, ya.

Mungkin harusnya pemerintah khususnya menteri perhubungan memberikan fasilitas toilet di setiap titik di dalam jalan tol, yang berjarak tidak terlalu berjauhan satu dengan yang lainnya, agar bisa dimanfaatkan oleh setiap pengguna jalan tol dikala macet. Lebih bagus lagi jika fasilitas toilet ini di tempatkan di jalan tol yang setiap harinya selalu terjadi macet. Seperti dijalan tol — jalan tol di kota besar seperti jalan tol Cikampek – Bekasi dan tol kota jakarta.

kemacetan-dijalan-tol-malam-hari

Semoga tulisan saya ini bermanfaat bagi kita semua dan mencari solusinya lebih baik lagi untuk menghadapi masalah dijalanan, seperti macet ini. Dan semoga juga pemerintah memberikan solusi, jalan keluar agar jalan tol lancar dan tidak lagi terjadi macet.  Mohon Maaf jika ada kata-kata yang tak pantas atau menyinggung karena saya masih belajar menulis. Dan atas perhatiannya saya ucapkan Terima kasih. (R/261212)

———–

Baca juga :

Iklan

Posted on 5 Januari 2013, in LifeStyle and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Mohon MAAF komentar yang mengandung link afiliasi, kalimat promosi, akan dihapus. Terima kasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: