SBY PELIHARA ULIL, ANAS DI TENDANG

Terkait dgn keberadaan si @ulil di Partai Demokrat, kemaren malam kami bertanya pada seorang elit PD, kenapa sih dia direkrut & dipiara SBY?

Kami dpt penjelasan lengkap terkait keberadaan @ulil di Demokrat. Ternyata ulil itu merupakan bagian dari kesepakatan SBY dgn Washington /AS

Sebelum SBY mencalonkan diri sbg presiden, beliau bertemu dgn para elit2 gedung putih. Melobi dan meyakinkan AS bhw dia pantas didukung

Kenapa SBY ketemu dgn pejabat2 AS ? Karena SBY sadar bhw untk menjadi seorang presiden RI, diperlukan restu AS

Restu AS terhadap SBY ini diharapkan menjadi modal besar SBY menangkan pilpres. Baik modal finansial, back up politik, intelejen & opini

Atau seminim2nya, AS tdk menghalangi rencana SBY maju sbg capres dan tidak menjatuhkan SBY jika sdh terpilih dan menjabat presiden RI

Restu AS itu sm dgn restu dunia int’l, restu lembaga keuangan dunia, media2 dunia, negara2 sekutu AS dst. Realitasnya AS itu pemimpin dunia

Untuk meyakinkan dan mendapatkan restu AS itu, SBY menyampaikan visi misinya, sikap dan kebijakan politiknya kepada elit2 AS

Hal utama yg ingin dikesankan SBY kepada AS adalah bhw dirinya adalah seorang demokrat sejati. Toleran. Loyal dan mendukung kebijakan LN AS

RI di mata AS adalah negara berpenduduk islam terbesar di dunia yg sgt mempengaruhi stabilitas politik & keamanan di asia tenggara

Sebagai negara mayoritas muslim, AS berkepentingan agar RI tdk bergeser jd negara fundamentalis yg dpt mengancam keamanan dunia khususnya AS

Apalagi pada saat itu (2003-4), AS sdg perang besar dgn terorisme kelompok islam fundamentalis anti AS : osama bin laden cs

Salah 1 usaha SBY meyakinkan bhw dirinya adalah demokrat sejati dan mendukung sikap dan kebijakan LN AS adalah dgn menunjukan bukti2 nyata

Bukti itu antara lain ditunjukan melalui komposisi para pembantunya di Partai Demokrat, di Kabinet dan di istana

SBY merekrut staf2nya dari semua golongan, unsur, agama, kelompok yg ada di indonesia. PD ditetapkan sbg partai yg nasionalis religius

Keberadaan @ulil di Demokrat adalah salah satu dari strategi SBY itu. Ulil sebelumnya staf Rizal & choel Malarangeng di Freedom Institute

Dgn asanya ulil yg terkenal liberal nyeleneh itu, SBY dan PD menunjukan pada AS bhw kebijakan SBY sejalan dgn kebijakan LN AS

Sebab itu, mustahil SBY akan memecat si @ulil meski perilaku dan tindakan ulil dinilai menghina Islam atau menistakan nabi Muhammmad SAW

Bagi SBY si @ulil itu adalah asset yg berharga yg bisa dijadikan komoditi politik ke AS dan negara2 sekutunya

Ulil hny 1 dari sekian banyak orang yg direkrut SBY sbg wujud sikapnya sbg seorang demokrat. SBY jg merekrut banyak tokoh2 sosialis liberal

Orang2 yg dikenal sbg neo liberal atau sosialis seperti Budiono, Sri Mulyani, Marsilam, Rahman Tolleng, Raden Pardede jd pembantu utama SBY

Tokoh2 pro AS atau jg bahkan dicurigai sbg antek AS seperti Sri Mulyani, Purnomo Yusgiantoro, Mari Elka, Gita Wiryawan jd menteri utama SBY

Loyalitas SBY thdp AS sangat tinggi. SBY bahkan sebut AS sbg negara keduanya dgn segala kekurangan dan apa adanya. Cinta mati Hehe

Itu juga sebabnya SBY tidak menginginkan Anas sbg ketum PD. SBY sdh rencanakan Andi M sbg ketum PD. Anas merusak rencana SBY itu

SBY sangat khawatir Anas membawa PD menjadi lebih bernuansa Islam dgn membawa jaringan HMI, Muhammadiyah dan NU ke Partai Demokrat

Sejak anas terpilih jd Ketum PD, langsung saja SBY melakukan operasi khusus utk jatuh Anas dgn biaya besar (> USD 60 juta) dan waktu yg lama

Penghancuran Anas adalah mutlak. Keharusan. Apalagi AS menyatakan kekecewaannya thdp Anas ke SBY. Anas dinilai tdk kooperatif dgn AS

Sedikitnya 4 kali undangan pertemuan yg disampaikan Dubes AS kepada Anas ditolak halus oleh Anas. Pdhl AS butuh banyak informasi dari AU

Sudah jd tugas utama diplomat AS utk mencari tahu visi, misi, sikap dan kebijakan dari seorang politisi yg pny peluang besar jd presiden

Penolakan Anas penuhi undangan dubes AS berakibat fatal. AS menilai bhw Anas bukanlah seorang sekutu di masa depan. Harus habisi.

Kembali ke @ulil , meski jabatan dan tugas ulil tidak bgtu strategis di PD, ulil dianggap wakili simbol demokrasi & pluralisme oleh SBY & AS

Ulil itu lebih berfungsi sbg motor liberalisme thdp islam bahkan utk hancurkan Islam utamanya yg radikalis dan fundamentalis melalui opini2

Ulil sadar bhw dia diperlukan dan diback up SBY sepenuhnya. Dibiayai rutin oleh Malarangeng cs dan menerima donasi dari AS & sekutunya

Dgn dukungan politik dan uang tsb si @ulil bebas mensosialisasikan ide2 nyelenehnya utk hancurkan atau liberalkan islam di Indonesia

Namun usaha ulil itu sampai saat ini sia2 belaka. Gagal total meski sempat menaburkan benih2 kerusakan di segelintir kalangan muda islam

Bagi umat islam yg marah kepada ulil, untuk mencegah ulil terus beraksi merusak akidah, adalah dgn beri penyadaran ke generasi2 muda Islam

Bagi umat islam yg marah kepada ulil, untuk mencegah ulil terus beraksi merusak akidah, adalah dgn beri penyadaran ke generasi2 muda Islam

Dgn perlindungan SBY dan Malarangeng cs, sulit bagi umat utk menindak tegas ulil. Media2 pro liberalisme sperti Tempo cs jg sangat bela ulil

Adakah cara lain utk cegah ulil merusak Islam dgn ide2nya yg sok2an liberalis itu? Ada … Berdoa smga ulil kembali ke jalan yg benar. Aamiin…

Baca juga :

Posted on 6 Mei 2013, in Liberalisme. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Mohon MAAF komentar yang mengandung link afiliasi, kalimat promosi, akan dihapus. Terima kasih

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: